This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label belajar. Show all posts
Showing posts with label belajar. Show all posts

Monday, July 23, 2012

Pengantar Teori Warna Untuk Pelukis…

Warna adalah topik yang sangat luas. Ketika Anda memahami unsur-unsur warna dan bagaimana warna berinteraksi satu sama lain, Anda membuka salah satu teka-teki terbesar dari lukisan... 

DARI MANA WARNA DATANG?
Dunia warna kita yang indah hanya mungkin dikarenakan spektrum matahari. Kita hanya perlu menghabiskan hari dengan melukis di luar ruangan untuk melihat bagaimana warna lukisan muncul keluar pada Anda di bawah sinar matahari alami, dibandingkan dengan pencahayaan dalam ruangan.
Di hijaunya rumput, Anda hanya melihat hijau karena rumput memiliki pigmen di dalamnya yang menyerap semua warna dari spektrum matahari, kecuali hijau. Jadi hijau adalah warna yang dipantulkan kembali ke mata Anda. Hal yang sama berlaku untuk mawar merah, mawar hanya menyerap semua warna dari spectrum, selain merah.

RODA WARNA (The Color Wheel)
Sir Issac Newton meletakkan dasar untuk roda warna hari ini dengan eksperimen yang dimulai pada 1666. Sebuah roda warna dasarnya adalah sebuah diagram yang menunjukkan warna dari spektrum matahari yang terlihat. Roda warna pada dasarnya terdiri dari enam warna: merah, oranye, kuning, hijau, biru dan ungu.
Roda warna lain yang populer disebut roda warna Munsell, bukan 6 warna dasar, roda Munsell terdiri dari sepuluh warna: merah, kuning-merah, kuning, kuning-hijau, hijau, biru-hijau, biru, biru-ungu, merah-ungu dan ungu. 

WARNA TERSIER
Warna tersier dibuat dengan mencampurkan satu warna primer dengan satu warna sekunder. Misalnya, mencampur warna biru primer dengan warna hijau sekunder, akan memberikan warna tersier disebut biru-hijau.

WARNA KOMPLIMENTARI
Ini adalah warna yang berlawanan satu sama lain pada roda warna. Merah dan hijau, biru dan oranye, kuning dan ungu, adalah contoh warna komplimen. Warna komplimen adalah warna-warna kontras yang ekstrim.

WARNA ANALOG
Warna analog adalah warna yang dekat satu sama lain pada roda warna. Misalnya, ungu, merah-ungu, dan biru-ungu adalah contoh warna analog.

RONA-NILAI-INTENSITAS (hue-value-intensity)
Rona misalnya, rumput dan daun adalah dua variasi rona hijau. Nilai: Nilai mengacu pada seberapa terang atau gelap warna. Warna seperti merah muda atau aqua diidentifikasi sebagai warna bernilai tinggi. Warna seperti merah marun dan navy diidentifikasi sebagai warna bernilai rendah. Jika Anda menghasilkan lukisan dengan nilai-nilai mayoritas yang lebih tinggi, lukisan ini disebut sebagai lukisan "kunci tinggi". Sebaliknya, lukisan yang dihasilkan dengan nilai-nilai mayoritas yang lebih rendah, yang disebut sebagai "kunci rendah".
Intensitas: Intensitas mengacu pada kecerahan warna atau saturasi. Intensitas mengacu pada kemurnian warna. Jika Anda mencampurnya dengan warna lain, intensitasnya akan berkurang.

SUHU WARNA
Warna memiliki suhu, disebut sebagai hangat atau dingin. Dalam lukisan, merah, kuning dan oranye disebut sebagai warna-warna hangat sedangkan biru, ungu dan hijau yang disebut sebagai warna dingin. Salah satu pelajaran terbesar yang pernah Anda dapat dari suhu warna adalah bahwa penampilan warna dapat berubah secara drastis tergantung pada lingkungan sekitarnya.

Terjemahan dari An Introduction to Color Theory For Painters, Oleh Ralph Serpe

Friday, December 2, 2011

Cara Menemukan Jiwa Seni Pada Diri Anda

Apakah kamu percaya kalo kamu bisa jadi seorang seniman? Apakah kamu pernah beberapa kali mencoba corat-coret atau menggambar tapi ga selesai karena ngerasa ga pe de untuk nerusin? Apakah kamu mencoba untuk menggambar bunga dan merasa senang terhadapnya? Ini adalah beberapa cara untuk menemukan jiwa seni dalam diri Anda.
Jika kamu lihat gambar wajah yang indah seorang gadis dan menarik perhatian kamu dengan keindahannya, jatuh cinta dengannya dan tahu bahwa orang lain dan diri kamu sendiri akan menghargai itu. Kamu telah memiliki jiwa seni dalam dirimu! Ini menunjukkan bahwa kamu memiliki visi kreatif. Jangan menunggu lebih lama lagi biarkan saja keluar! Masukan keinginan kamu untuk membawa keluar kreativitas kamu dengan menemukan jiwa seni yang tersembunyi dalam diri kamu keluar melalui mata artistik kamu.
Kita semua tidak lepas dari lingkungan dimana kita berada dalam kehidupan yang memberikan inspirasi kreatif dan memiliki hak untuk mengungkapkannya untuk memenuhi rasa puas dan bahagia. Mereka mungkin diungkapkan melalui menulis puisi, bermain gitar, menyanyi, menciptakan kerajinan, dan banyak lagi. Kali ini kamu akan tahu bagaimana untuk menemukan jiwa seni dalam diri kamu di bidang seni visual.

Delapan langkah dan tanda-tanda yang menunjukkan kamu memiliki jiwa seni di dalam diri:
  1. Menyadari gejala artistikmu. Jika kamu menghargai seni dan senang berkarya, biarkan keluar dengan keinginan berkarya melalui cara menggambar dan melukis.
  2. Identifikasi kendala penundaan kemampuanmu  untuk mengekspresikan jiwa seni di dalam dirimu. Salah satu faktor terbesar adalah ketakutan dan keraguan. Jadilah percaya diri. Hentikan "bagaimana jika". Kamu bisa melakukannya!
  3. Tidak ada kekuatan lain dapat membiarkan jiwa seni dalam diri kamu keluar tapi "kamu" sendiri. Menerima kebenaran bahwa kamu kreatif. Jangan menyangkal itu!
  4. Jangan biarkan inspirasi kreatif kamu mati. Bertindaklah dan membiarkannya hidup dengan cara mulai belajar menggambar dan melukis.
  5. Jangan mengabaikan orang yang meminta bantuanmu  untuk melakukan hal-hal kreatif kecil untuk mereka. Mereka adalah orang-orang yang akan mengeluarkan kemampuan artistikmu.
  6. Gairah dan sukacita kamu adalah menciptakan gambar artistik favorit kamu yang akan menunjukkan keindahan.
  7. Kamu suka berada di dalam toko seni dan kerajinan. Ini adalah tempat favoritmu.
  8. Kamu menikmati menghadiri pameran seni dan galeri dan serius mencermati karya-karya para artis. 
Selamat! Kamu telah menemukan jiwa seni dalam dirimu! Sekarang yakinlah bahwa kamu dapat menggambar secara kreatif dan membawa ke tingkat berikutnya dengan banyak cara, seperti menggambar bunga dari kebun atau membuat gambar wajah realistis dengan pensil.
Salah satu subjek yang paling menarik untuk dibuat sebagai cara kamu menemukan kemampuan artistikmu adalah menggambar potret realistis dengan pensil. Ketika saya masih kecil tumbuh menjadi seorang seniman saya selalu terinspirasi untuk menggambar wajah manusia. Saya menjadi begitu asyik dengan subjek ini dan saya terus berlatih menggambar potret keluarga dan teman-teman saya. Saya mendorong kamu untuk melakukan hal yang sama dan kamu akan melihat imbalan yang dapat diterima dengan melakukannya.
Apa lagi yang ditunggu! Ini adalah awal dari banyak gambar indah yang akan kamu ciptakan. Ini adalah kesempatan besar kamu untuk memulai sebuah dunia kreativitas baru. Bawa keluar jiwa seni dalam dirimu  dan nikmati dunia baru seni kamu!

Terjemahan dari How To Find The Artist In You - Draw Portraits With Ease by Jude R Maceren
Find out more about how to discover the artist in you by means of your inspiration to draw portraits in pencil. Check more information about it:
http://www.learnportraitwithpencil.com. Jude Maceren is an experienced artist both in the illustration and fine art field. He created hundreds of illustrations and paintings for editorial, advertising and corporate purposes as well as for art lovers and art collectors.

Wednesday, May 11, 2011

Tahapan Membuat Layout

Dalam mengerjakan desain, kebanyakan orang langsung menggunakan software pada komputer. Begitu umumnya cara kerja tersebut, sampai terbentuk persepsi bahwa belajar desain sama dengan belajar komputer. Komputer dan software memang diperlukan dalam mendesain/me-layout, tetapi itu adalah tahapan ke sekian. Adapun proses yang benar dimulai dengan membuat:

1. Konsep Desain
Ada beberapa pertanyaan yang perlu dijawab sebelum mendesain layout yang baik:
  • Apa tujuan desain tersebut?
  • Siapa target audience-nya?
  • Apa pesan yang ingin disampaikan kepada target audience?
  • Bagaimana cara menyampaikan pesan tersebut?
  • Di mana, media apa dan kapan desain itu akan dilihat oleh target audience?
Jawaban semua pertanyaan di atas adalah konsep dasar secara umum yang harus ada sebagai panduan anda untuk mendesain layout.

2. Media dan Spesifikasinya
Setelah mengerjakan konsep desain, kemudian tentukan media dan spesifikasi yang digunakan:
  • Media apa yang paling cocok. Misalnya flyer, brosur, spanduk dll.
  • Bahan. Misalnya kertas daur ulang, fancy, kain dll.
  • Ukuran
  • Posisi. Misalnya vertikal/portrait atau horisontal/landscape.
  • Kapan, berapa lama dan di mana karya desain tersebut akan diperlihatkan pada target audience.
3. Thumbnails dan Dummy
Berdasarkan spesifikasi media yang dipilih, kita mulai merencanakan pengorganisasian layout dengan membuat thumbnails atau sketsa layout dalam bentuk mini. Sebaiknya dalam mengerjakannya tidak langsung menggunakan komputer, cukup dengan pensil dan kertas dulu.
Thumbnails berguna tidak hanya untuk memperkirakan letak elemen layout, termasuk juga urutan dan pengaturan halaman untuk karya desain publikasi yang lebih kompleks, seperti buku atau majalah.
Untuk mengantisipasi kesalahan cetak, dibutuhkan alat bantu yang murah dan sederhana yaitu dummy atau mock-up. Dummy adalah contoh jadi suatu desain, sehingga kita dapat melihat bagaimana kira-kira bentuk karya desain tersebut nantinya.

4. Desktop Publishing
Setelah semua panduan dan tahapan sudah lengkap, baru menggunakan sooftware di komputer untuk memulai eksekusi desain.
Program desktop publishing yang bisa digunakan antara lain seperti InDesign, PageMaker, Photoshop, Freehand, Illustrator, CorelDraw dll.
Photoshop paling ideal untuk mengedit image yang berbasis bitmap, untuk membuat image, lebih mudah menggunakan program seperti FreeHand, Illustrator dan CorelDraw, program-program tersebut cocok untuk membuat desain logo, flyer, brosur dll. InDesign dan PageMaker cocok untuk membuat desain dengan banyak halaman, seperti buku, majalah, koran dll.
Dengan mengenal dan menguasai berbagai software tersebut di atas akan sangat membantu kita dalam mengerjakan sebuah karya desain, misalnya untuk membuat majalah dengan banyak foto/image, kita tidak dapat hanya mengandalkan semuanya pada InDesign saja. Karena InDesign diperuntukkan untuk melayout halaman-halaman publikasi, namun tidak untuk mengedit foto atau membuat image yang akan digunakan. Artinya kita perlu beberapa software berbeda untuk sebuah pekerjaan desain.
Setelah selesai tahapan ini, perlu dilakukan cek ulang, untuk mengantisipasi kesalahan, kemudian menyiapkan file untuk dicetak, diantaranya pengaturan warna, mengumpulkan font yang akan dipakai, memberikan penanda pada bagian-bagian desain yang akan dipotong atau dilipat nantinya.

5. Percetakan
Pada tahap ini desainer menentukan teknik cetak apakah yang cocok untuk mencetak karya desainnya. Saat ini ada 5 macam teknik cetak yang umum digunakan, yaitu: Offset, Cetak Tinggi, Rotogravure, Sablon dan Digital.
Untuk mendapatkan hasil cetak yang optimal, diperlukan kerja sama yang baik antara pihak desainer dan percetakan.

Sumber: Surianto Rustan, S.Sn, Lay Out dasar & penerapannya, Gramedia, 2009; Howard Bear, Jacci, Quick Tips in Desktop Publishing, About.com

Sunday, May 8, 2011

Menggambar dengan Pensil - Latihan Menggambar dengan Cepat dan Mudah

Sebuah gambar pensil yang baik dapat dengan mudah dicapai jika artis bersedia untuk menginvestasikan banyak waktu dan usaha dalam memperoleh teknik yang relevan. Bahkan mereka yang merasa bahwa mereka memiliki sedikit atau tidak ada bakat menggambar bisa dengan cepat memastikan bagaimana untuk menghasilkan gambar pensil yang baik.
Ada banyak cara yang baik untuk belajar teknik ini, seperti menghadiri sebuah kelas seni, mengikuti kursus seni online dan tentu saja, membaca buku atau menonton cd tutorial. Atau, trial and error dengan beberapa latihan menggambar cepat dan mudah dapat membantu untuk memulai proses belajar.

Cobalah beberapa latihan menggambar ini:
1. Silahkan lihat di sekitar rumah Anda dan carilah apakah ada benda yang ingin Anda gambar. Benda itu harus sesuatu yang membuat Anda tertarik secara visual, bunga misalnya, cincin, atau bingkai foto? Buatlah pilihan Anda dan kemudian biarkan diri Anda sendiri selama sepuluh menit untuk bisa menggambarnya. Setelah Anda mencoba menggambar, evaluasi pekerjaan Anda dengan jujur tetapi adil terhadap hasilnya.

2. Sekarang temukan foto di majalah yang ingin Anda gambar juga. Bisa gambar orang, tempat atau lainnya. Ketika Anda membolak-balik halaman, pikirkan bagaimana Anda akan mencoba untuk menggambar obyek yang ada pada halaman di depan Anda. Setelah Anda membuat pilihan, cobalah untuk terhubung dengan obyek tersebut dan kemudian mulai menggambar. Coba selesaikan dalam sepuluh menit, dan setelah Anda selesai, simpulkan dengan mengevaluasi bagaimana Anda mengerjakannya.

3. Jika Anda memiliki hewan peliharaan, maka latihan berikutnya adalah menggambar hewan peliharaan keluarga. Sekali lagi, biarkan sepuluh menit diri Anda untuk cepat melihat apakah Anda dapat menangkap kemiripan sementara Anda menggambar dengan cepat. Fokus pada gambar pensil Anda dan berikan perhatian khusus pada bulu misalnya. Tidak perlu untuk menggambar segala sesuatu dengan susah payah, cukup gambar apa yang Anda butuhkan untuk dapat menangkap kemiripan.

4. Sekarang menemukan sesuatu yang lain di sekitar Anda dan kali ini, biarkan diri Anda setengah jam untuk fokus tidak hanya pada gambar, tetapi untuk bekerja dengan cahaya dan bayangan. Dengan memberi diri Anda sedikit waktu ekstra, Anda akan dapat menggambar pensil dan melihatnya berkembang. Latihan sebelumnya akan memungkinkan Anda untuk merasa rileks dan berhubungan dengan teknik gambar Anda dan ini akan memastikan bahwa Anda dapat menghasilkan karya terbaik Anda nantinya.

Terjemahan dari Pencil Drawing - Quick and Easy Drawing Exercises by Murtaza Habib

Monday, April 18, 2011

Membuat Portofolio Desain Grafis

Untuk seorang desainer grafis, tidak cukup hanya memiliki ijazah atau pengetahuan dalam mendesain. Selain itu, karir mereka sangat tergantung pada portofolio desain grafis mereka. Ketika membuat portofolio Anda harus berkonsentrasi pada menunjukkan pekerjaan Anda dengan tujuan hasil yang terbaik dan tidak tergganggu dengan informasi yang terlalu banyak atau berlebihan di dalamnya. Tentu saja, Anda harus pandai mengatur tata letak dalam desain Anda. Namun dalam proses, Anda harus ingat untuk tidak melupakan tujuan portofolio, yang untuk menampilkan pekerjaan Anda dan tidak mengalihkan perhatian klien dari hal itu.
Buat portofolio desain grafis dengan berbagai potongan kerja masa lalu Anda. Lebih baik untuk memilih konsep kemampuan desain yang berbeda dan dalam menciptakan pekerjaan Anda. Ingat varietas yang merupakan aset untuk portofolio, karena ini adalah cara terbaik untuk memberikan klien gagasan tentang apa yang dapat Anda lakukan untuk mereka. Jadi, jika Anda memiliki bakat, jangan disembunyikan, tapi tampilkan. Tapi jika Anda tidak memilikinya, jangan putus asa, bekerjalah maksimal pada pengembangan satu jenis.
Jangan menambah pekerjaan yang tidak berkualitas baik; ingat bahwa portofolio yang dibuat untuk mencerminkan kemampuan Anda dalam menghasilkan desain berkualitas tinggi.

Gunakan pendapat pakar saat membuat portofolio Anda
Jika Anda menemukan kesulitan untuk memilih lembar kerja yang akan disertakan dalam portofolio desain grafis Anda, Anda bisa mempertimbangkan untuk mendapatkan beberapa pendapat ahli. Dalam banyak kesempatan, sebuah kritik yang jujur namun keras dan tajam banyak membantu dalam menciptakan portofolio yang sempurna.
Ketika membuat portofolio Anda, lebih baik untuk memasukkan semua karya terbaik yang telah dilakukan selama ini. Dan jika Anda seorang pemula di lapangan, Anda mungkin harus menyertakan semua yang telah dilakukan selama ini dalam portofolio. Bahkan hal-hal yang telah Anda lakukan untuk teman dan keluarga dapat dimasukkan dalam portofolio, selama pekerjaan tersebut adalah sesuatu yang lengkap dan jelas untuk dilihat.

Memperluas portofolio
Anda dapat mempertimbangkan untuk memperluas portofolio desain grafis Anda dengan memberikan layanan Anda untuk organisasi non-profit. Organisasi-organisasi ini biasanya lebih dari senang untuk mendapatkan jasa Anda dilakukann secara gratis. Anda dapat meminta untuk menempatkan nama bisnis Anda dan nomor telepon ditambahkan dalam pekerjaanyang telah selesai Anda lakukan bagi mereka, sebagai iklan pekerjaan Anda. Dengan cara ini, baik Anda maupun organisasi sama-sama mendapatkan manfaat, dan Anda memiliki potongan ekstra untuk menambah portofolio desain grafis Anda.

Gunakan internet untuk membuat sebuah portofolio online
Dengan internet di ujung jari Anda, Anda dapat membuat sebuah portfolio online. Dengan cara ini, orang-orang dan pengusaha dari seluruh dunia akan dapat melihat portfolio desain grafis Anda, dan dapat memutuskan kelayakan mempekerjakan Anda.

Terjemahan dari Creating Effective Graphic Design Portfolio Oleh: John Mahoney

Monday, April 4, 2011

Psikologi Warna dan Desain Grafis

BLOCKS Warna memiliki dampak psikologis, mereka adalah atribut dari mata, tetapi terkait erat dengan pikiran. Warna yang dirasakan melalui pupil dan efeknya diproduksi oleh saraf yang berhubungan dengan saraf otak.
Cahaya yang memantul melalui objek dengan panjang gelombang frekuensi yang berbeda merangsang perbedaan "kerucut" atau sel-sel reseptor warna di retina mata dan kemungkinan untuk membuat persepsi warna yang berbeda.
Warna mempengaruhi orang melalui perubahan psikologis dan berkaitan dengan makna dan perasaan tertentu. Warna mewakili budaya, kebiasaan sosial dan nilai-nilai emosional dan penggunaannya dalam seni, percetakan, desain, website, grafis, dll.
Memilih warna yang tepat merupakan komponen penting untuk website dan itulah grafis, sebagai pengunjung yang melihat ke website, akan terlebih dahulu menemukan warna dan grafis sebelum mereka membaca deskripsi tekstualnya.
Warna yang digunakan untuk desain website dan desain grafis diaplikasikan dalam berbagai bentuk; penggunaan warna bisa untuk latar belakang, navigasi, logo, dan tombol navigasi untuk menekankan, memunculkan, melambangkan deskripsi teks dan memberikan ketepatan situs tersebut.
Terlepas dari kenyataan bahwa website ditingkatkan dan dibuat secara tekstual dan desain grafis, jika menggunakan kombinasi warna yang salah, maka pengunjung akan merasa tergganggu dibandingkan membuat mereka tertarik. Oleh karenanya, untuk menarik pelanggan, penting untuk memahami perilaku psikologis pelanggan untuk pemilihan kombinasi warna website. Penggunaan warna yang salah dapat menghasilkan kesan yang salah.

Berikut adalah rincian untuk warna ditafsirkan melalui profesi yang berbeda, budaya, dan ilmu fisiologi;
Merah: Merah adalah warna intensitas, stimulan, cinta, menyolok, darah, perang, kegembiraan, kecepatan, panas, kepemimpinan, maskulinitas, kekuasaan, gairah, kekuatan, energi, kerugian finansial, bahaya, kebakaran, radikalisme, agresi, berhenti, kemarahan, dan revolusi.
Biru: Biru adalah warna perdamaian, persatuan, harmoni, depresi, rasa dingin, es, kelengketan, ketenangan musim dingin, ketenangan, kesejukan, kepercayaan diri, air, loyalitas, konservatisme, ketergantungan, kebersihan, teknologi, musim dingin, idealisme, dan kecabulan.
Hitam: Hitam adalah warna kekuatan, kecanggihan, kejahatan, kematian, ketakutan, anonimitas, marah, sedih, misteri, formalitas, keanggunan, kekayaan, gaya, penyesalan, berkabung, dan ketidakbahagiaan.
Putih: Putih warna damai, tak bersalah, kebersihan, kesederhanaan, keamanan, kerendahan hati, kemandulan, musim dingin, penghormatan, kemurnian, rasa dingin, menyerah, pengecut.
Hijau: Hijau adalah warna alam, musim semi, nasib baik, penyakit, keserakahan, kekuatan, kemurahan hati, pergi, rumput, kekayaan, uang, kesuburan, pemuda, lingkungan, iri hati, kemalangan, kecemburuan, agresi, dan pengalaman.
Ungu: Ungu adalah warna spiritualitas, royal, kemuliaan, pencerahan, sensualitas, kreativitas, kekayaan, upacara, misteri, kebijaksanaan, berkabung, tidak senonoh, berlebihan, kebingungan, kesombongan, dan flamboyan.
Coklat: Coklat adalah warna kekayaan, stabilitas, anakronisme, kotoran, kusam, kotoran, berat, kemiskinan, tradisi kekasaran, tenang, kedalaman, organisme alam, dan alam.
Kuning: Kuning adalah warna sukacita, kebahagiaan, optimisme, idealisme, emas, musim panas, harapan, udara, sinar matahari, bahaya, ketidakjujuran, keserakahan, kelemahan, pengecut, dan penyakit.
Oranye: Oranye adalah warna energi, flamboyan, main-main, keseimbangan, panas, kebakaran, antusiasme, peringatan, bahaya, agresi, kesombongan.
Bahkan memilih warna adalah keterampilan profesional dalam bisnis desain grafis, karena tidak hanya sekedar warna, tetapi warna yang merangsang pikiran mereka yang melihatnya. Desain grafis pasti datang dengan warna, dan memilih yang terbaik untuk bisnis Anda adalah sebuah keahlian.

Terjemahan dari Color Psychology and Graphic Design oleh Bharat Bista

Sunday, March 6, 2011

Enhance Your Daily Creativity

Executive Summary about Creativity by Evan G Peelle

"There is nothing in a caterpillar that tells you it's going to be a butterfly." - Buckminster Fuller

There are so many things I love about being creative. Following a tiny creative "spark" can lead you to a great big idea that changes your life or the way you look at the world. Creativity can make our lives easier, charm us, entertain us and heal our souls.
Yet so many adults feel they aren't creative. Today in adulthood you hold your black or blue ballpoint pen with great seriousness. Creativity is something you regard with curiosity and a bit of apprehension. Well "only" artists and people like that are creative after all. You can nurture your creative soul and awaken wonderful ideas of many kinds you can only dream about. Try these creative jump-starts to look at your creativity differently.
Spend 10 minutes a day having pure FUN. Creative people know that being creative is fun. Your creativity does express itself in many ways. Bake homemade bread or cook a pot of delicious homemade soup. For those moments, just have fun. They will pay you with awakened creativity.
Try StumbleUpon. Investigate the fun tool StumbleUpon to try stumbling upon new websites that they think you'll like based on your interests. So if you tell the StumbleUpon tool that you love dogs, running, chocolate and travel - it will show you many websites based on these subjects. Make it your intention to fill each location with beauty and items that welcome your senses. This will keep your creative receptors working even when you don't realize it. Our creativity is often inspired by things we see, smell, feel, sense, hear and otherwise sense in our lives.

Boost Your Creativity in Five Minutes!
Wouldn't you love to give your creativity a quick boost whenever you felt like it? Fortunately this ability exists all around you. Even if you don't think you are creative --- you are! If you breathe, sleep and exist: you are a creative soul. Trust that you have creative abilities. If you are trying to write a paper for school - try doing a few yoga poses. It is funny how this works but it always works.
Have a Good Laugh. Try reading a funny email or sharing a good joke with a friend. Or watch something funny on YouTube or television. This deep, belly laugh will relax you and change the way you think. You'll be ready to be creative once you are in a better mood.
Try Brainstorming. Simply start brainstorming ideas for the project, product or problem. This works great with a group or just by yourself. Even wild and crazy ideas are okay - don't judge the ideas that come. That wild and crazy idea could be the nugget that leads you to the idea that actually works. This is an ideal way to get creative fast!
Do a Puzzle. There are many puzzle fans out there. For good reason! Puzzles activate your brain and help you think logically and in an organized way. But they also have you think in a creative way. Try a crossword puzzle where you need to know all sorts of different facts. Or a Sudoku puzzle that's all about numbers. Or a logic puzzle. There are many types of puzzles. Five minutes with a puzzle will have you thinking creatively and ready to work on whatever you desire.

Friday, February 11, 2011

These Practices Increase Your Drawing Abilities

Executive Summary about Drawing By R. Schmidt

When you start learning to draw, soon you'll realize: a big part of this artistry is mere technique and craftsmanship. This leaves you further freedom to develop your drawing skills and imagination instead of concentrating on applying the basic methods decently.
So it is a good thought to practice these basic drawing methods on a regular basis. Particularly when you are starting to learn to draw, a lot of practice of these basic methods will quicken your drawing success.

Learn Drawing Hatchings and Cross-Hatchings
Hatchings and Cross-Hatchings
Hatching implies to draw many parallel lines close together. Other than in normal shadings the lines must not adjoin each other! Though there is still a small blank space 'tween the lines they form an area seemingly shaded densely.
Cross-hatching goes one step farther. Drawing hatchings requires precision. So practicing hatchings is also a great opportunity to train your drawing precision. First commence to fill blank sheets of paper with hatchings and cross-hatchings without a concrete subject in your eye.
Pick out such scenes that consist of plenty of shadow. Seek to depict this scene not using outlines. Instead rely completely on translating the shadows and dark areas into hatchings. Let the hatchings' direction play along the objects you're drawing. For drawing blacker areas and shadows place the lines of your hatching closer together or use cross hatching.


Learn to Draw Shadings 
To draw shadings is more usual than hatching. When drawing shadings you just fill regions of your drawing with your pencil. By varying your pencil's softness, the force you employ and the number of layers of shadings you create you control the tones you produce.
Similar as when creating hatchings you'll draw shadings by drawing lots of lines. Shadings created out of lines still have a direction (although not as strong as in hatchings). So pay attention to adjust your shadings' direction with the forms of the objects you are depicting. To get the shading more dense you can employ the same methods as when doing hatchings.
Another way for drawing shadings requires to draw lots of very small scribbles or circles densely together so they merge and blend. Shadings created this way are highly smooth and miss a visible direction. Best you begin practicing shadings right now.

Use Various Angles and Perspective Types
In addition to doing hatchings and shadings the most important skill you need to know while beginning to learn drawing, is a profound understanding of perspective.
Pick out simple subjects largely consisting of unbent lines and only few curves. Then depict these scenes by drawing exclusively the silhouette.
There are more basic methods and techniques you might want to learn. You could learn your drawing expertise by yourself - simply go out and draw living subjects. Additionally you could learn drawing using exercises designed and proved to warrant best progress for your drawing abilities.

Wednesday, February 2, 2011

Kerajinan Tangan yang Mudah Dibuat

Oleh: AnneAhira

Jika melihat aneka bentuk kerajinan tangan yang dijual di toko-toko atau di sentra kerajinan tangan, kadang kita merasa tergelitik untuk membuat kerajinan tangan juga.
Mungkin karena bentuknya yang unik, mungkin pula karena tergiur oleh keuntungan yang akan diperoleh. Kerajinan tangan seperti apa? Tentu saja kita sesuaikan dengan minat dan kemampuan kita. Banyak kok kerajinan tangan yang mudah dibuat.

Tingkat Kesulitan
Kerajinan tangan memiliki variasi jenis yang sangat beragam. Tingkat kesulitan dalam pembuatannya pun berbeda-beda.
Membuat miniatur benda, misalnya rumah adat atau kendaraan, tentu lebih rumit daripada membuat tas belanja. Membuat furniture dari kayu bekas peti kemas juga akan membutuhkan keterampilan dan ketelitian yang berbeda dengan menyulam.
Perbedaan bahan baku yang digunakan juga dapat menentukan tingkat kesulitan dalam pembuatan kerajinan tangan. Namun ini tentu berbeda antara satu orang dengan orang lainnya.
Ada yang lebih mudah bekerja dengan bahan plastik, ada yang lebih menikmati bekerja dengan bahan kayu. Orang yang biasa membuat kerajinan tangan dari bahan kayu belum tentu sama terampilnya ketika harus membuat kerajinan tangan dari bahan kain, demikian pula sebaliknya.
Agar dapat menikmati kegiatan membuat kerajinan tangan ini, pilih jenis kerajinan tangan yang paling kita minati. Jika kita memang sudah mempunyai minat yang besar untuk membuat jenis kerajinan tangan tertentu, kita tidak akan mudah menyerah jika nanti menemui kesulitan. Kita justru akan merasa tertantang untuk menemukan jalan keluar dari kesulitan itu.
Berikut beberapa ragam kerajinan tangan yang mudah dibuat, bahkan oleh anak-anak dan pemula sekalipun. 

Bando Cantik
Hampir semua anak perempuan senang mengenakan bando sebagai penghias rambut. Bando-bando plastik buatan pabrik bisa terlihat lebih cantik dan unik jika ditambah dengan sentuhan tangan. Misalnya: bando plastik dibungkus dengan kain beludru yang lembut.
Di permukaan kain beludru itu dapat ditambahkan berbagai pernak-pernik, misalnya boneka mini (bentuk binatang, buah-buahan, karakter kartun dan lain-lain), pita, bunga kain, renda, payet, mute, dan sebagainya.
Selain menggunakan kain beludru, bando plastik sederhana ini juga bisa dibungkus dengan menggunakan kain flanel, kain velt, pita, atau benang wol. 

Buku Catatan Unik
Punya majalah atau tabloid bekas di rumah? Jika sudah tak dipakai, jangan langsung dijual pada tukang loak dengan harga hanya Rp 700,- per kg. Selain bisa dijadikan bahan daur ulang kertas, majalah atau tabloid bekas ini bisa dibuat menjadi sampul (cover) buku catatan yang unik.
Caranya, gunting gambar-gambar atau tulisan yang kita sukai dari majalah atau tabloid bekas tersebut. Ukuran gambar atau tulisan itu tentu saja harus disesuaikan dengan ukuran buku catatan yang akan kita buat. Tempelkan gambar-gambar dan atau tulisan ini di kertas sampul (pilih kertas sampul yang cukup tebal, atau bisa juga menggunakan kertas bekas kotak susu yang dilapisi dengan kertas asturo atau kertas warna lainnya).
Susun sebagus mungkin. Setelah jadi, cover buku catatan ini kita laminating. Laminating bisa dilakukan di tempat fotokopi atau dilakukan sendiri di rumah dengan menggunakan setrika panas.
Siapkan lembaran-lembaran kertas untuk isi buku catatan. Kita bisa memilih menggunakan kertas baru buatan pabrik, kertas hasil produk daur ulang, maupun kertas sisa buku tulis yang masih bagus. Setelah itu tinggal dijilid, bisa jilid ring, soft cover, atau hard cover.
Jika memilih jilid  soft cover atau hard cover, jangan lupa memperhitungkan ukuran kertas untuk punggung buku. Untuk menjilid ini, bisa dilakukan di tempat-tempat fotokopi dan penjilidan.
Masih banyak lagi jenis kerajinan tangan yang mudah dibuat. Tinggal bagaimana kejelian kita melihat dan menangkap peluangnya.

Monday, January 31, 2011

Sebelum Kehabisan Ide - Coba Salah Satu di Bawah Ini!

Kadang-kadang ketika Anda melihat sebuah kertas gambar kosong, pikiran Anda ikut-ikutan kosong juga. Anda ingin menggambar atau melukis, tapi apa yang mau digambar? Berikut ini adalah enam sumber inspirasi untuk Anda mulai menggambar atau melukis.
 
Objek Sehari-hari
Anda dapat berkonsentrasi pada bentuk yang akurat dan nilai-nilai, atau menjelajahi garis ekspresif dan gambaran atmosfir sekitarnya. Isi lembar halaman buku sketsa dengan sketsa mug favorit Anda di atas meja dapur, berikan foto dan catatan tentang mengapa Anda menyukainya.
 
Diri sendiri, Keluarga dan Teman
Lupakan mencoba menggambar potret dari foto cuci-cetak, majalah selebriti. Gambarlah orang sungguhan. Potret diri menjamin anda untuk kesediaan model, dan merupakan cara penghormatan sepanjang masa bagi seniman untuk mengungkapkan perasaan terdalam mereka. Membuat sketsa teman dan keluarga saat mereka menjalani keseharian mereka, atau menggambar mereka dengan pose detail. Gambar-gambar ini bisa menjadi cenderamata berharga, bahkan kenangan keluarga.
 
Inspirasi dari Kebun dan Alam
Bentuk kompleks alam dapat menawarkan keramahan subyek untuk menggambar dan melukis, tidak seorang pun tahu apakah itu sebuah garis atau bentuk daun. Anda dapat menjelajahi alam dari dekat, menggambar daun dan pucuk pinus, atau dalam skala besar, membuat sketsa suasana.
 
Hewan
Gambarlah hewan peliharaan anda yang sedang tidur, atau membuat sketsa saat mereka bermain. Dapat juga menggambar dari sebuah foto yang diambil dalam cahaya alami, pada tingkat mata (eye-level) hewan. Hewan di kebun binatang menawarkan berbagai tantangan menarik - bagaimana Anda menggambar kulit buaya atau bintik macan tutul? Buat rangkaian halaman buku sketsa dengan sketsa kebun binatang. Menggambar pintu masuk dengan dinding atau pagar sepanjang bagian bawah halaman, dan sketsa para pengunjung.
 
Ide Fantasi
Lihatlah lukisan di buku dan internet untuk inspirasi. Lihat bagaimana seniman telah menafsirkan beberapa tema. Bawalah ide-ide tradisional ke abad 21. Carilah teman untuk menjadi model  bisa menjadi referensi  anatomi yang akurat, jatuhnya cahaya dengan benar dan bayangan, ini penting dalam menciptakan fantasi yang dapat dipercaya. Membuat halaman buku sketsa yang menampilkan sebuah cerita. Beri noda pada halaman dengan teh atau tinta encer, gambar garis batas dekoratif dan membayangkan keseharian dalam kehidupan seekor naga atau penyihir.
 
Inspirasi dari Sastra dan Film
Apakah Anda pernah membaca deskripsi karakter atau adegan dalam sebuah buku yang datang untuk hidup dalam pikiran Anda dengan begitu jelasnya, seperti Anda bisa melihat film di kepala Anda? Cobalah untuk digambar! Jika Anda suka buku yang sudah dibuat menjadi film, cobalah untuk mendapatkan versi film dari kepala Anda. Atau coba re-casting adegan dengan aktor yang berbeda.

Terjemahan dari Before You Run Out of Ideas - Try One of These! Oleh: Helen South

Wednesday, January 19, 2011

Belajar Menggambar - Dari Mana Memulai Menggambar?

Pertanyaan yang tampaknya mulai umum bagi mereka yang baru saja mulai belajar menggambar: "bagaimana dan di mana untuk memulai menggambar?" Meskipun jawaban mungkin tampak jelas, banyak seniman yang tidak berhasil karena mereka tidak mengejar prinsip-prinsip ini. Sekali pendekatan seorang seniman saat hendak membuat sebuah gambar baru tidak terorganisir dan tidak terstruktur maka mereka akan mendapatkan resiko kegagalan. Bukan berarti harus percaya dengan banyak struktur dan aturan ketat. Ikuti beberapa aturan yang benar-benar sederhana dan jelas ketika memulai suatu gambar baru akan membuat pekerjaan Anda jauh lebih mudah.

Apa yang mendorong Anda untuk menggambar?
Pertama tanyakan pada diri sendiri, tidak hanya apa yang ingin Anda gambar tetapi juga kenapa ingin menggambar itu? Apa ide yang ingin Anda coba untuk diperlihatkan? Mengetahui ide yang ingin Anda sampaikan adalah langkah pertama yang vital. Misalnya, membayangkan bahwa Anda ingin mengambil gambar anjing dan kemudian bertanya pada diri sendiri mengapa? Apakah untuk menunjukkan betapa menariknya dia? Apakah untuk menggambarkan betapa mahir berburunya dia? Untuk menunjukkan betapa galaknya dia? Apakah kenangan tentang dia? Setelah mengerti apa yang harus dikomunikasikan langkah berikutnya adalah mempertimbangkan bagaimana Anda dapat menggunakan unsur-unsur dan teknik untuk menyampaikan itu. Anda dapat menggunakan perspektif, gelap dan bayangan, warna, komposisi, menambahkan rincian yang berbeda, menggunakan beragam teknik gambar dll.
Setelah ini Anda harus berusaha untuk mencari tahu ke mana gambar Anda akan menuju, dengan membuat banyak sketsa kecil. Cobalah berbagai cara untuk membuat gambar, melihat apa yang benar-benar terlihat bagus dan apa yang tidak. Gambar sketsa ini dengan cepat. Gunakan keyakinan untuk meletakkan seluruh komposisi ke tempatnya, Anda tidak perlu menghabiskan waktu menambahkan banyak pernak-pernik pada sketsa ini. Adalah pemikiran yang sangat baik untuk menggunakan langkah-langkah awal ketika memulai suatu gambar karena akan mencegah terbuangnya banyak waktu dan tenaga dalam jangka panjang. 

Persiapan menggambar 
Anda telah selesai membuat sketsa karya seni Anda, Anda ingin menerjemahkan dalam gambar akhir? Maka saatnya untuk berangkat! Kali ini bukan kecepatan tapi keindahan yang ingin Anda perjuangkan. Ada beberapa petunjuk yang akan membantu Anda untuk membuat gambar yang indah tanpa terlalu banyak upaya yang sia-sia.
Ini semua berkaitan dengan urutan yang datang ke bagian-bagian yang berbeda dari gambar Anda. Hanya ada dua aturan sederhana: 

Mulailah dengan tone terang, lanjutkan ke tone yang lebih gelap 
Hal ini memungkinkan Anda untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan kecil yang telah Anda lakukan di awal, nada lebih gelap dapat menyembunyikan apapun dari kesalahan-kesalahan Anda.

Mulai sketsa samar dan detail kemudian 
Pada sebagian besar kasus banyak gambar-gambar menjadi terbuang akibat ketidakjelasan ukuran, perspektif dan komposisi. Sekarang mulailah pertama dengan mengatur total gambar tanpa detil memakai sketsa samar. Ini akan memastikan Anda melihat semua kesalahan dalam perspektif dan proporsi pada awal pekerjaan. Jika kemudian benar-benar terjadi kesalahan, Anda dapat memulai kembali tanpa kehilangan terlalu banyak waktu dan tenaga. Dan semua cacat yang lebih kecil masih dapat diperbaiki tanpa kesulitan karena hanya ada garis-garis tipis dan tidak ada detil. Bahkan jika Anda memiliki pengetahuan dan membuat sketsa selama bertahun-tahun, tidak akan rugi untuk berpikir tentang tips ini sekali lagi. Panduan ini bahkan lebih berguna, jika Anda baru saja mulai belajar menggambar. 

Terjemahan dari Learn to Draw - Where to Begin a Drawing? oleh R. Schmidt