Monday, June 13, 2011

fadhil & father…

pencil_drawing2

20 cm X 15 cm, color pencil

Cara Pesan Gambar

Semua Tentang Desain Freelance

Hari ini, para desainer grafis semakin banyak menjual desain secara lepas (freelance designer) karena akan membuka pintu peluang yang lebih baik. Jika Anda tertarik dalam menawarkan desain freelance, maka Anda harus membiasakan diri dengan dasar-dasar desainer freelance.

 

1. Tahu kapan harus mengatakan TIDAK. Jika Anda terjun ke bidang desain freelance, hal pertama yang Anda butuhkan untuk belajar adalah ketika mengatakan tidak, karena ini akan membuat dampak yang besar pada output proyek nanti. Jika Anda tidak menyukai saran yang diberikan oleh klien, maka anda harus belajar bagaimana menolak dengan sopan.

Jika klien masih berlanjut, belajar bagaimana menggunakan seni kompromi bukan untuk menyerah. Jika Anda tahu bagaimana mengelola klien yang ngotot dan tahu cara untuk kompromi, maka anda dapat menciptakan lingkungan kerja yang harmonis. Tapi sekali lagi, akan selalu ada klien yang tidak bersedia untuk berkompromi. Jika Anda mendapatkan klien seperti ini, maka yang terbaik adalah jika Anda tahu bagaimana untuk keluar dari situasi itu.

 

2. Jika Anda berurusan dengan klien, pastikan bahwa Anda selalu berkomunikasi dengan cara yang sangat profesional. Selalu memancarkan aura kesantunan dengan mendengarkan dengan saksama klien Anda, pertahankan argumen jika itu harus, karena ini adalah salah satu cara untuk mendidik klien Anda dan usahakan selalu berada di sisi positif.

 

3. Pastikan bahwa Anda terus-menerus berusaha dalam meningkatkan level keterampilan dan keahlian. Belajar adalah suatu proses tidak pernah berakhir. Jika Anda memutuskan bergerak dalam bidang desain freelance, maka Anda harus selalu berusaha untuk belajar dan tumbuh sebagai seorang profesional.

 

4. Luangkan waktu untuk bersantai dan meningkatkan percaya diri Anda. Alasan utama mengapa Anda telah memilih freelance adalah bahwa Anda ingin membelok jauh dari keterbatasan waktu dan jadwal yang padat. Jadi Anda membutuhkan waktu untuk bersantai. Jika Anda santai, maka Anda bisa memiliki cukup kepercayaan diri untuk melakukan pekerjaan itu.

 

5. Membuat sebuah titik untuk bersenang-senang bahkan jika keadaan menjadi sulit. Ini adalah suatu keharusan menunjukkan Anda mencintai profesi Anda dan menikmati apa yang Anda lakukan.

 

6. Selalu memiliki kehidupan pribadi. Buatlah titik bahwa Anda menikmati kehidupan pribadi, jadi ketika Anda mengalami stres dan masalah dalam pekerjaan Anda, maka Anda akan selalu memiliki sebuah tempat untuk berlabuh.

 

7. Selalu praktekkan kejujuran dan etika. Jika Anda tidak dapat menepati janji, jangan berikan. Selalu jujur ​​jika Anda tidak dapat memberikan apa yang klien inginkan. Jangan pernah kompromi jika Anda tidak dapat mengikuti perjanjian dan selalu etis dalam melakukan pengaturan bisnis.

 

8. Cobalah untuk menjadi pebisnis yang baik. Menjadi seorang desainer freelance berarti bahwa Anda menjalankan bisnis Anda sendiri. Menjadi bos dari perusahaan Anda sendiri, berarti bahwa Anda diharapkan untuk mengetahui ABC bisnis. Sebagai desainer freelance, Anda harus selalu menginformasikan diri tentang hak-hak Anda.

Melindunginya dengan mematuhi standar etika terbaru, hukum dan reformasi pajak. Anda juga harus diperbarui dengan pedoman harga saat ini, keterampilan negosiasi yang efektif, cara memelihara catatan kerja yang sangat baik, berkas kerja dan cara berorganisasi.

 

9. Jangan menerima penolakan secara pribadi. Selalu menjaga rasa profesionalisme dengan tidak menerima penolakan dan kritik secara pribadi.

 

10. Tidak peduli seberapa sibuk Anda, jangan pernah melewatkan tenggat waktu. Menjadi seorang freelancer tidak berarti bahwa Anda dapat melewatkan tenggat waktu, karena Anda adalah bos sendiri. Jika Anda memiliki kebiasaan melalaikan tenggat waktu, kemungkinan Anda akan kehilangan klien Anda selamanya.

 

Terjemahan dari All About Freelance Design by: William Saunders

Sunday, June 5, 2011

smile...

A4 drawing paper
HB, 2B pencil

Apa yang Bisa Dikerjakan oleh Desainer Grafis?

Pekerjaan desain grafis sering dianggap hanya sekedar menggambar, membuat kartu nama, undangan dan lain sebagainya, kenyataannya peranan desain grafis sangat berpengaruh terhadap pasar, baik pasar komersial maupun pasar non-komersial. Sebuah produk akan diminati jika desain kemasannya menarik, sebuah perusahaan akan lebih dihargai jika memiliki logo dan company profile yang eksklusif. Banyak perusahaan produk dan jasa serta institusi menciptakan dan membangun citra mereka melalui media visual.

A. Desain Logo
Logo adalah bentuk gambar yang melambangkan atau mewakili sesuatu, bisa perusahaan, perkumpulan, komunitas, produk, dan lain sebagainya. Desain logo harus mampu menjadi identitas visual. Salah satu prinsip penting dalam membuat logo adalah bagaimana logo tersebut dapat menyampaikan pesannya. Pemilihan warna dan bentuk logo harus mampu mewakili organisasi tersebut, mudah dipahami, dan dapat diaplikasikan dalam berbagai media.

B. Desain Cetak
Desain cetak (printing design) merupakan karya desain grafis yang memadukan teks, gambar bentuk, foto atau ilustrasi yang akan dicetak di kertas atau media lainnya, dengan menggunakan alat pencetak. Beberapa produk yang dihasilkan antara lain: kartu undangan, kartu nama, stiker, brosur, spanduk. Termasuk juga desain cover buku, majalah, kemasan dan label.

C. Multimedia Interaktif
Multimedia merupakan penggabungan atau kompilasi antara beberapa media, seperti teks, gambar, video, suara dan lainnya. Penerapan multimedia interaktif saat ini lebih mengarah kepada aktivitas promosi, baik promosi penjulan produk maupun promosi bidang jasa. Hasil karya desain multimedia interaktif juga digunakan sebagai hiburan, media pembelajaran dan profil perusahaan. Karya multimedia interaktif banyak diterapkan pada dunia periklanan (advertising). Desain web site juga dapat dikategorikan sebagai karya desain multimedia interaktif.
SagalaART © 2008. Design by :Yanku Templates Sponsored by: Tutorial87 Commentcute